.:: Jasa Membuat Aplikasi Website,Desktop,Android Order Now..!! | | Order Now..!! Jasa Membuat Project Arduino,Robotic,Print 3D ::.

Perbedaan Parameter ByRef dan ByVal di VB.NET

0 komentar

Apa Perbedaan ByVal dan ByRef ?

  • ByRef = Parameter yang dikirimkan adalah object sehingga perubahan nilai dari object tersebut yang diolah/diubah pada sub/function akan berakibat mengubah juga nilai dari object tersebut secara langsung.
  • ByVal = Parameter yang dikirimkan adalah nilai dari sebuah object sehingga anda tidak dapat mengubah nilai Object tersebut, anda hanya dapat mengolah/mengubah nilai object tersebut di dalam sub/function saja, setelah sub/function tersebut selesai, perubahan nilai object di sub/function tidak akan mengubah nilai object yang sebenarnya.

Contoh:

Public Class Form1
    'deklarasi variabel x dan y dengan nilai 0
    Dim x As Integer = 0
    Dim y As Integer = 0

    'membuat prosedur dengan parameter x dan y
    'parameter x dengan ByRef, parameter y dengan ByVal

    Private Sub ProsedurParameter(ByRef x As Integer, ByVal y As Integer)
        x = 10  'memberikan nilai 10 untuk x
        y = 20  'memberikan nilai 20 untuk y
    End Sub

    Private Sub Form1_Load(sender As Object, e As EventArgs) Handles MyBase.Load
        'memanggil ProsedurParameter dan memberikan nilai x,y untuk parameter
        ProsedurParameter(x, y)
        'menampilkan variabel x dan y di messagebox
        MsgBox("Nilai X: " & x & ", Nilai Y: " & y)
    End Sub
End Class
Perbedaan Parameter ByRef dan ByVal di VB.NET

Keterangan:

  • Deklarasi variable x dan y dengan default value = 0
  • Panggil ProsedurParameter untuk mengubah nilai, x dikirim dengan ByRef (berarti object x nya yang dikirim) sedangkan y dengan ByVal (berarti nilai y nya yang dikirim yaitu 0)
  • Isi ProsedurParameter tersebut mengubah nilai x menjadi 10 dan y menjadi 20
  • Ketika Prosedur dijalankan maka akan menampilkan ke MessageBox dengan hasil X=10 (berubah) dan Y=0 (tetap)

Suni

Kompleksitas Algoritma

0 komentar

Algoritma adalah urutan langkah-langkah logis penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis dan logis. Sebuah algoritma tidak saja harus benar, tetapi juga harus efisien. Algoritma yang bagus adalah algoritma yang efektif dan efisien. Untuk dapat mengetahui seberapa efisien suatu algoritma, dipakailah teori kompleksitas algoritma sebagai dasar kajian. Kompleksitas terbagi atas dua, yaitu kompleksitas waktu dan kompleksitas ruang.

Kompleksitas Waktu, T(n), adalah jumlah operasi yang dilakukan untuk melaksanakan algoritma sebagai fungsi dari ukuran masukan n. Maka, dalam mengukur kompleksitas waktu dihitunglah banyaknya operasi yang dilakukan oleh algoritma. Idealnya, kita memang harus menghitung semua operasi yang ada dalam suatu algoritma. Namun, untuk lasan praktis, cukup menghitung jumlah operasi abstrak yang mendasari suatu algoritma. Operasi abstrak ini disebut Operasi Dasar. 

Pada algoritma pengurutan, terutama pada pengurutan dengan perbandingan, operasi dasar adalah operasioperasi perbandingan elemen-elemen suatu larik dan operasi pertukaran elemen. Kedua hal itu dihitung secara terpisah, karena jumlah keduanya tidaklah sama. Biasanya kompleksitas algoritma dinyatakan secara asimptotik dengan notasi big-O. Jika kompleksitas waktu untuk menjalankan suatu algoritma dinyatakan dengan T(n), dan memenuhi T(n) ? C(f(n)) untuk n ? n0, maka kompleksitas dapat dinyatakan dengan:
Kompleksitas Algoritma

Terdapat 2 jenis penggunaan notasi Big O, yaitu :


  1. Infinite asymptotics
  2. Infinitesimal asymptotics

Perbedaan kedua jenis penggunaan notasi ini hanya pada aplikasi. Sebagai contoh, pada infinite asymptotics dengan persamaan
Kompleksitas Algoritma
Untuk n yang besar, pertumbuhan T(n) akan sebanding dengan n2 dan dengan mengabaikan suku yang tidak mendominasi kita, maka kita tuliskan:
 Kompleksitas Algoritma

Pada infinitesimal asymptotics, Big O digunakan untuk menjelaskan kesalahan dalam aproksimasi untuk sebuah fungsi matematika, sebagai contoh:
Kompleksitas Algoritma


Kesalahannya memiliki selisih:
Kompleksitas Algoritma

Suni

Contoh Program Array di VB.NET

0 komentar

Apa itu Array ?

Array merupakan sebuah tipe data yang mampu menampung banyak data dalam satu variabel.

Contoh Program Array

Buat design form seperti berikut ini:
Contoh Program Array di VB.NET

Ubah properti masing-masing kontrol dengan ketentuan sebagai berikut:

Kontrol
Name
Text
ListBox
lbArray

Button1
btnAddArray
Add Array
Button2
btnSort
Sort
Button3
btnRefresh
Refresh
Button4
btnResize
Resize
Button5
btnDelete
Delete
Button6
btnExit
Exit

Deklarasikan Array melalui Declarations:

Contoh Program Array di VB.NET 

Buat Procedure �TampilkanData� dan ketik syntax berikut ini:

Contoh Program Array di VB.NET 

Klik 2x kontrol btnAddArray dan ketik syntax berikut ini:

Contoh Program Array di VB.NET 

Klik 2x kontrol btnRefresh dan ketik syntax berikut ini:

Contoh Program Array di VB.NET 

Klik 2x kontrol btnSort dan ketik syntax berikut ini:

Contoh Program Array di VB.NET 

Klik 2x kontrol btnResize dan ketik syntax berikut ini:

Contoh Program Array di VB.NET 

Klik 2x kontrol btnDelete dan ketik syntax berikut ini:

Contoh Program Array di VB.NET 

Klik 2x kontrol btnExit dan ketik syntax berikut ini:

Contoh Program Array di VB.NET

Tekan F5 untuk menjalankan dan perhatikan hasilnya.

Suni

Implementasi Sub Program (fungsi) pada Java

0 komentar

Buat project baru dan buat 4 form seperti ini dalam 1 packages yang sama


Form Utama

Form Kalkulalator
Form Biner
Form Faktorial
Maksud dari program tersebut adalah memanggil form lain dengan form utama, caranya ialah dengan dengan menambahkan pallete �jMenu� dan �jMenuItem�


sehingga menjadi seperti ini


Cara memanggilnya adalah dengan tambahkan kode berikut pada setiap �jMenuItem�


Penjelasan :

  • new adalah fungsi yang digunakan untuk memanggil form baru,
  • kalkulalator adalah nama form yang akan dipanggil
  • setVisible(true) adalah untuk memungkinkan menampilkan form.

Teruskan pada jMenuItem untuk memanggil form lainnya.
Sekarang masuk pada form kalkulator dan buat sub program di dalamnya

1. Source Code Form kalkulalator


Dan cara memanggil fungsi disetiap radiobutton:


Lakukan pemanggilan fungsi tersebut untuk semua radio button.

2. Source Code Form biner




3. Suorce Code Form faktorial



4. Kemudian masuk ke form utama dan running program dari form utama tadi, mudah kan?
kurang jelas? silahkan kontak saya. hehehehe
Matur Suwun

�Keep Woles and Programming�
Suni

Tawk.to