.:: Jasa Membuat Aplikasi Website,Desktop,Android Order Now..!! | | Order Now..!! Jasa Membuat Project Arduino,Robotic,Print 3D ::.

Kompleksitas Algoritma

0 komentar


بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم
bismillaahirrahmaanirrahiim

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh


Algoritma adalah urutan langkah-langkah logis penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis dan logis. Sebuah algoritma tidak saja harus benar, tetapi juga harus efisien. Algoritma yang bagus adalah algoritma yang efektif dan efisien. Untuk dapat mengetahui seberapa efisien suatu algoritma, dipakailah teori kompleksitas algoritma sebagai dasar kajian. Kompleksitas terbagi atas dua, yaitu kompleksitas waktu dan kompleksitas ruang.

Kompleksitas Waktu, T(n), adalah jumlah operasi yang dilakukan untuk melaksanakan algoritma sebagai fungsi dari ukuran masukan n. Maka, dalam mengukur kompleksitas waktu dihitunglah banyaknya operasi yang dilakukan oleh algoritma. Idealnya, kita memang harus menghitung semua operasi yang ada dalam suatu algoritma. Namun, untuk lasan praktis, cukup menghitung jumlah operasi abstrak yang mendasari suatu algoritma. Operasi abstrak ini disebut Operasi Dasar. 

Pada algoritma pengurutan, terutama pada pengurutan dengan perbandingan, operasi dasar adalah operasioperasi perbandingan elemen-elemen suatu larik dan operasi pertukaran elemen. Kedua hal itu dihitung secara terpisah, karena jumlah keduanya tidaklah sama. Biasanya kompleksitas algoritma dinyatakan secara asimptotik dengan notasi big-O. Jika kompleksitas waktu untuk menjalankan suatu algoritma dinyatakan dengan T(n), dan memenuhi T(n) ? C(f(n)) untuk n ? n0, maka kompleksitas dapat dinyatakan dengan:
Kompleksitas Algoritma

Terdapat 2 jenis penggunaan notasi Big O, yaitu :


  1. Infinite asymptotics
  2. Infinitesimal asymptotics

Perbedaan kedua jenis penggunaan notasi ini hanya pada aplikasi. Sebagai contoh, pada infinite asymptotics dengan persamaan
Kompleksitas Algoritma
Untuk n yang besar, pertumbuhan T(n) akan sebanding dengan n2 dan dengan mengabaikan suku yang tidak mendominasi kita, maka kita tuliskan:
 Kompleksitas Algoritma

Pada infinitesimal asymptotics, Big O digunakan untuk menjelaskan kesalahan dalam aproksimasi untuk sebuah fungsi matematika, sebagai contoh:
Kompleksitas Algoritma


Kesalahannya memiliki selisih:
Kompleksitas Algoritma


Update Contact :
No Wa/Telepon (puat) : 085267792168
No Wa/Telepon (fajar) : 085369237896
Email : Fajarudinsidik@gmail.com
NB :: Bila Sobat tertarik Ingin membuat software, membeli software, membeli source code, membeli hardware elektronika untuk kepentingan Perusahaan maupun Tugas Akhir (TA/SKRIPSI), Insyaallah Saya siap membantu, untuk Respon Cepat dapat menghubungi kami, melalui :

No Wa/Telepon (puat) : 085267792168
No Wa/Telepon (fajar) : 085369237896
Email: Fajarudinsidik@gmail.com


atau Kirimkan Private messanger melalui email dengan klik tombol order dibawah ini :

ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلْعَٰلَمِين
Alhamdulilah hirobil alamin

وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh


Artikel Kompleksitas Algoritma, Diterbitkan oleh scodeaplikasi pada Rabu, 22 Oktober 2014. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan Anda. Website ini dipost dari beberapa sumber, bisa cek disini sumber, Sobat diperbolehkan mengcopy paste / menyebar luaskan artikel ini, karena segala yang dipost di public adalah milik public. Bila Sobat tertarik Ingin membuat software, membeli software, membeli source code ,Dengan Cara menghubungi saya Ke Email: Fajarudinsidik@gmail.com, atau No Hp/WA : (fajar) : 085369237896, (puat) : 085267792168.

Tawk.to